16 November 2008, 19.55 WIB.
Akhirnya setelah sekian lama bertahan untuk memakai yang ke-5.1, kubermigrasi juga ke Jendela 6.0. Tadinya sih masih malas karena 5.1 masih powerfull banget untuk segala aktivitasku yang menuntut banyak banget perangkat lunak berkeliaran dan beranak-pinak di kompe-ku. Selain itu Jendela ke-6 masih menuai banyak masalah berkaitan dengan kebutuhan perangkat keras yang -katanya- tinggi dan kompatibilitas perangkat lunak yang belum luas.
Setelah Kumpulan Layanan ke-1 keluar, barulah minat yang lebih besar muncul untuk bermigrasi, dengan catatan Jendela ke-5.1 juga sudah sangat hancur untuk ukuran sebuah Sistim Operasi karena terlalu banyak tambalan yang harus dipasang semenjak pertama kali diperkenalkan.
Kutanya sana-sini mengenai kompatibilitas, ternyata sudah banyak -sangat banyak malah- perangkat lunak terkenal yang menyediakan kecocokannya untuk dipasang di Jendela ke-6. Sedang mengenai speksial-nya ternyata sangat relatif untuk ukuran Break Even Point yang bisa dicapai. Denger-denger juga Jendela ke-6 menyediakan fitur untuk mengetahui seberapa jauh ia bisa beroperasi maksimal dalam suatu komputer.
Menimbang banyak, per-minggu ini Jendela ke-6 resmi jadi partner hidup, kerja, berlajar, nge-game, ngobrol, dan bersenang-senang, tentunya dengan Lisensi Aktivasi Pengembang Jendela yang dari dahulu sudah kukantongi. Ternyata mengagumkan!! Parameter yang -katanya- terlalu tinggi untuk dicapai (Index Pengalaman Jendela) menunjukkan hasil 99% sempurna!! 4,8 skor yang paling rendah untuk kompie desktop-ku (karena prosesor masih Pentium-D) dan 3,0 untuk skor terendah laptopku (VGA masih ATI X1200). Beberapa poin malah melampaui nilai sempurna!! hehe..
Tampilan yang dahulu kudapat pada Jendela ke-5.1 dengan memasang banyak banget perangkat lunak sialan yang menghabiskan memori sekarang terasa sangat-sangat ringan dan sedap untuk dipandang. Waktu install yang dahulu (dengan Jendela ke-5.1 beserta seluruh Tambalan dan Penyupir perangkat kerasku) memerlukan waktu seharian, sekarang kutempuh dalam waktu 2,5 jam saja! itu PCdesktop. Laptopku malah hanya 2 jam saja!
Yang masih harus kupelajari adalah optimasi dan konfigurasi Sistim Operasi Jendela ke-6 yang belum begitu kupahami. Lama ga ya?
Semoga selanjutnya Jendela ke-6 bisa jadi pelanjut hoki-ku dalam dunia kerja, belajar, dan bermain.
Bravo MikroLunak!!