Lompat-lompat Happy New Year!!

1 Januari 2009, 16:14 WIB

Blub…baru bangun…

Semalaman buka mata and jingkrak-jingkrak, mengikuti alunan musik yang menghentak raga terutama jiwa, yang mengangkat rasa ke ketinggian surga. Sekarang akibatnya sudah terasa: NGANTUK…!!! YA!! MASIH NGANTUK JUGA!!

O, iya, saya mau bilang sesuatu. Tapi jangan sampai orang lain tahu ya. Walau itu teman terdekatmu sekalipun, walau itu pacarmu sekalipun, walau pada nenek buyutmu sekalipun. Ga boleh nyebar gosip! Yang mau kubilang ini rahasianya lebih tinggi dari rahasia yang memang patut dirahasiakan walau biasa didengar banyak orang. Tetapi tetap jadi rahasia kenapa rah……whuaaaaaa…..jadi nggabres gini…!@!*&@(^@%&$!*&@(*^!#

Singkat cerita, ku mau bilang, “HAPPY NEW YEAR 2009..!!” wkwkwkwkwk… \(^o^)/

Dari kemaren jam 8 malam udah kemplu di gereja and nggosip ma temen SMA-ku dulu yang kembali dari rimba pantai Surabaya, si Dombi. Dengan sedikit linglung karena para pemuda tua seumuran kami (-.-‘) belum datang, pulanglah diriku membawa dombi ke rumah ini, lalu mencari buah tangan dan membungkusnya dengan kertas koran dan tidak lupa diberi tanda silang agar pantas disebut kado silang beneran.

Habis itu berangkat dan ambil jalan memutar menghindari kemacetan yang mungkin hanya terjadi di kota pensiunan ini saat lebaran dan malam taun baru doang. Sampe disana ternyata juga maseh sepi, cuma ada precil-precil and dedengkit yang baru ngaku-ngaku gedhe. Ya sudah, menunggu itu ternyata diharuskan. Bfuuh…

Jam 9 seperempat lebih sepuluh menit akhirnya berakhirlah penantian panjang dengan hadirnya si Tidar yang ga tau nyasar dari mana. Usut punya usut ternyata diajak si Yacob tapi si Yacob malah mojok dulu entah di pojok mana sama mbaknya Uma. Masih sempat mikir bawah perut juga tu anak. wukawukawuka…

5 menit setelahnya acara mulai. Anak-anak tua juga sudah mulai berdatangan dengan sok jagonya masing-masing. Ada yang udah ngerasa gedhe dan malu (Ya! Malu!) untuk gabung ma yang lebih muda, jadinya baru datang beberapa saat sebelum renungan tahun baru.

Acara-acara terlewat dengan lebih banyak bercanda and bernostalgila ma temans (jamak-red) yang lama ga ketemu (5 menit udah terhitung lama lho! coba tungguin aja sambil ngliatin jam dinding..hee..). Akhirnya ditutup jam setengah 4 pagi dengan lompatan new year yang meriah, abis itu rencana mau “ngomong itu” ma “si itu.” Tapi, hadoooh…melihat perilakunya yang -muuph- belum bisa diharapkan, ga jadi deh daripada entar banyak konflik ga mutu… (-.-‘) Ya udah, abis itu pergi kepantaipun hasilnya cuma dapet cedera kaki akibat lomba lompat new year di pantai cinta itu.

Setelah sunset (sunrise versi APe…wekekekekek…) berlalu, trus nongkrong bentar di gajebo maksiat, pulang ke kota mampir dulu ngembaliin helm ke anak Pak PeDeTe. Ketok-ketok kamarnya, ada jawaban suruh langsung buka pintu. Kubuka pintu, ternyata, ya apmun, kulihat pemandangan aneh dengan terlihatnya kumpulan tubuh-tubuh yang berpose aneh (tebalik, salto, koprol, menganga, deelel) dalam keadaan tidur!!!! GWUAKAKAKAKAKAKAKAK…ternyata GemburSick! Gank yang lagi tewas karena kalah perang melawan Virus Kantuk Taon Baru! Dengan nahan teriakan histeris, kututp pintu perlahan dengan tidak lupa meninggalkan helm diatas “anu” salah satu anggota GemburSick! Gank.

Sampai di rumah, sudah menunggu rayuan soulmate yang merengek-rengek minta jatah, ya udah, karena udah kebelet juga, langsung kuterjang dan kuajak ke kenikmatan tertinggi.

Setelah 4 jam bertarung, dia melepas teriakan pertamanya. Tapi karena kubelum, lanjut lagi sampai jam 2 siang. Eh, dia duluan lagi. Udah terlanjur gemas, ngebut aja, akhirnya ga sampai satu jam kuteriakkan udara dari paru-paruku dengan penuh perasaan…huaaaaahmmm…udah waktunya bangun…

(*%^#(&&Q!&#&&RU((&RU&39(Q*$)(&#*